Fungsi Batu Aktif Dalam Aquarium Air Laut

Batu Aktif Dalam Aquarium Air Laut – Batu aktif ( Live rock ) ialah batu karang-batu karang yang telah mengeras alias mati, yang diatur demikian rupa di dalam aquarium laut, membuat gua-gua, tebing-tebing, bukit-bukit kecil, menjadi tempat berlindung ikan serta untuk tempat kita menempatkan koral-koral serta hewan karang yang lain sebagai koleksi kita dalam akuarium itu.

Kehadiran batu aktif dalam akuarium laut, jadi salah satu aspek kunci, sukses tidaknya aquarium laut kita. Batu aktif ini harus diatur demikian rupa supaya berperan menjadi penopang dudukan koral koleksi kita dalam aquarium. Diluar itu pun diinginkan formasi batu aktif ini jadi pabrik penyumbang pakan alami buat perkembangan koral, hewan karang bahkan juga ikan hias yang ada di sekelilingnya.

Batu Aktif Dalam Aquarium Air Laut

Di alam aslinya (di laut), satu bongkah batu karang yang bisa kita ucap menjadi batu aktif, adalah tempat tempat tinggal beberapa ribu organisme laut yang hidup pada batu itu serta sekelilingnya.

Batu aktif (live rock) dapat adalah endapan dari pasir aktif (livesand). Setelah itu mikro serta makro alga menjadikan satu mereka hingga jadi bongkahan batu aktif yang kita kenal. Batu aktif juga bisa datang dari koral-koral keras (hard corals) yang hancur jadi serpihan atau bongkahan yang lebih kecil karena didera ombak lautan atau badai.

Bila kita berjalan ke satu pantai, kita akan menjumpai banyak batu karang yang terlihat putih serta bersih di atas pasir pantai yang panas serta terjemur sinar matahari. Batu-batu karang itu adalah sisi dari terumbu karang yang telah hancur oleh beberapa karena, baik oleh tingkah manusia ataupun alam serta dibawa ombak/arus ke pantai. Batu karang yang demikian dalam artikel ini setelah itu saya ucap dengan nama batu aktif kelas “B . Batu aktif kelas ini terlihat begitu bersih, sebab memang tidak ada kehidupan seperti alga. Karena panas matahari serta kekeringan (tidak basah/lembab) serta belum pernah terendam air laut kembali mengakibatkan batu ini terlepas dari perkembangan alga. Batu-batu demikian biasanya telah cukup jauh dari garis pantai atau deburan ombak pantai.

Batu aktif type yang lainnya saya ucap dengan nama batu aktif kelas “A”. Batu aktif demikian ada di air. Meskipun berlangsung air surut paling rendah sekalinya, batu aktif ini masih tetap terendam air, serta meskipun tidak terendam air, batu aktif demikian masih juga dalam kondisi lembab, berarti tidak lama ada di luar air. Pada permukaan batu aktif kelas ”A” ini biasanya ada kehidupan berbentuk mikro serta makro. Bahkan juga beberapa salah satunya ditumbuhi polyp dari type spesifik. Seperti tampak pada Gambar 3.

Polyp ini bisa kita angkat dengan gampang, yakni dengan masukkan jari tangan ke bawah polyps itu yang umumnya ialah pasir serta karang-karang hancur, lantas diangkat kepermukaan air. Lihat gambar 4 saat polyps itu diambil dari air.

Polyp hijau ini bertahan lumayan lama dalam akuarium laut saya. Dengan pencahayaan yang ideal, 4 bola TL 40 watt Philips actinic 03 (violet) serta 2 bola TL 40 watt Osram Daylight. Menambahkan kalsium, magnesium, serta strontium yang cukuplah. Arus serta perputaran air yang baik serta suhu dipertahankan pada 26 C sampai 2o C. Jika parameter-parameter ini dilihat dengan cermat, polyps hijau ini dapat berkembang jadi besar serta cantik cuma dalam tempo dua bulanan.

Pilih type batu aktif untuk dipakai dalam akuarium laut kita sangat terpenting. Apa kita mesti pilih batu aktif kelas B seperti sudah diterangkan awal mulanya, atau mungkin mesti menggunakan batu aktif kelas A???. Akuaris yang tujuan ke alamiah (alami base), pilih batu aktif kelas A. Batu aktif kelas A, ialah batu aktif yang masih tetap hidup. Berarti pada batu aktif itu ada beberapa kumpulan kehidupan, dari mulai mikro alga, makro alga, mikro plankton, sampai ke makro plankton seperti udang mantis ( mantis shrimp ), kepiting karang, serta larva-larva ikan. Batu aktif demikian telah terbentuk satu ekosistem dengan mata rantai makanannya. Jika batu aktif ini dimasukkan ke akuarium kita, dengan sendirinya ekosistem ini akan terikut ke akuarium penting kita serta jadi sisi dari ekosistem yang kita bangun dalam akuarium penting kita.

Banyak hal terpenting yang butuh kita lihat, jika kita pilih batu aktif kelas A ini ialah peluang adanya kehidupan dari mikroba yang bisa jadi parasit buat koral-koral serta ikan hias kita. Jika parameter akuarium kita penuhi prasyarat, organisma pada batu aktif ini akan berkembang dengan subur, tidak kecuali untuk udang mantis, kepiting, serta mikroba parasit yang lain. Anda dapat memikirkan bagaimana jadinya akuarium laut anda, jika satu waktu udang mantis, kepiting karang serta siput laut berkembang jadi beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu ekor?

Anda akan menjumpai kesusahan atau kewalahan untuk menyingkirkan¬nya masa datang. Sampai kini, penulis perhatikan permasalahan yang dikatakan beberapa hobbies ke komunitas diskusi situs O-fish, atau ke majalah AQUATICA, serta yang sempat dikatakan langsung ke penulis, biasanya masih tetap sekitar permasalahan lumut hijau di akuarium. Anda belumlah menjumpai permasalahan udang mantis yang banyaknya mungkin beberapa puluh ekor serta bahkan juga beberapa ratus ekor yang bisa mengacak- acak pasir aktif (live sand) yang berada di basic akuarium anda. Mereka akan membuat jalur-jalur seperti jalan hama tikus di sawah- sawah/ladang.

Bagaimana dengan kepiting karang serta siput laut pemakan alga yang sejumlah beberapa ratus ekor ? Bila jumlahnya mereka sedikit, masih tetap adalah keindahan yang mahal untuk di nikmati. Demikian sebaliknya, jika banyaknya banyak ini bisa menjadi malapetaka buat akuarium anda.

Permasalahan yang penulis kemukakan ini, sebenarnya baru adalah permasalahan awal buat hobiis akuarium laut. Karena itu kita butuh menyiapkan diri untuk melawan peluang timbulnya “bencana” demikian dalam akuarium laut kita. Meski begitu, janganlah sangat dicemaskan. Kata orang, ada musibah baru ada perbaikan, apabila ada perbaikan baru ada perkembangan. Permasalahan demikian sering didapati oleh beberapa hobiis yang pilih batu aktif (live rock ) kelas A ini dalam akuariumnya.

Keuntungan pilih batu aktif (live rock) kelas A ialah keindahan serta kesempurnaan akuarium laut anda akan cepat terwujud. Artinyaproses setup akuarium laut anda ke step akhir (finishing phase) berjalan bertambah cepat, karena dengan batu aktif ( live rock ) yang subur, koral, tumbuhan karang serta ikan hias anda akan berkembang secara cepat sebab mendapatkan suport dari pakan alami yang cukuplah banyak di produksi oleh “batu aktif (live rock ) itu.

Moderen Marine & Corals Reef Aquarist, seperti yang banyak dianjurkan oleh pakar-pakar marine & reef aquarium dunia sekarang ini, condong pilih batu aktif ( live rock ) kelas B seperti yang sudah diterangkan awal mulanya.

Dengan pilih batu aktif kelas B, proses penyempurnaan akhir pembangunan akuarium laut kita bisa menjadi lambat. Sebab mesti menanti proses perkembangan serta terbentuknya alga serta organisme-organisme lainnya yang dibutuhkan untuk akuarium laut kita. Kadang waktu serta seringkali, proses ini justru tidak berhasil. Perihal ini biasanya dikarenakan oleh pengetahuan yang kurang dari seseorang hobiis tentang biologi serta kehidupan laut.. Terkadang proses ini dapat menghabiskan waktu bertahun lamanya. Anda dapat memikirkan saat bertahun, panorama akuarium laut anda yang gersang. Serta biasanya hobiis pemula akan menyerah dengan keadaan demikian, sebab kegagalan yang terus-terusan.

Jika kita pilih batu aktif kelas B, kita mesti mempunyai pengetahuan serta potensi untuk menghidupi batu aktif itu dalam akuarium laut kita hingga jadi batu aktif kelas A. Untuk lakukan hal itu, anda mesti mempunyai pengetahuan untuk pilih type alga serta organisma yang diinginkan, peralatan, perlengkapan serta parameter air yang diisyaratkan, serta skema pencahayaan yang penuhi prasyarat. Skema penerangan di tempat ini tidak semua mesti adalah VHO lighting atau metal halide lighting. Semasing type organisme memiliki keperluan yang berbeda. Contohnya sponge spesifik ia mesti berlindung di balik batu aktif untuk hindari cahaya langsung ( pencahayaan langsung ). Beberapa organisme yang lain membutuhkan pencahayaan yang cukup berwarna kuning (warm white). Sesaat organisme yang lainnya membutuhkan pencahayaan yang condong putih (daylight).

Saat waktu yang dibutuhkan untuk mengolah batu aktif (live rock) kelas B jadi kelas A, saat itu juga mungkin ikan hias serta koral dan tanaman laut yang anda masukan dalam akuarium akan susah tahan lama.

Penyatuan ke-2 type batu aktif ( live rock ) yakni kelas A serta kelas B, mungkin adalah pilihan terunggul. Untuk lakukan had ini, jadi pada saat anda akan masukkan batu aktif (live rock) kelas A, membersihkan dahulu dari udang-udang mantis serta kepiting-kepiting karang. Jika tidak mau melawan kesusahan singkirkan mereka masa datang.

Batu aktif kelas B semestinya diposisikan pada bagian bawah dari batu aktif kelas A. Sesudah batu aktif diatur dengan rapi serta baik dalam akuarium, selekasnya masukan air laut serta sirkulasikan akuarium anda saat satu minggu. Pada saat perputaran ini, masukan dikit ANTIPARASITE untuk membunuh mikroba-mikroba parasit yang ada di batu aktif kelas A yang anda gunakan.

Konsultasikan bersama kami, jika anda ingin mempunyai aquarium air laut atau aquascape impian anda.