Memulai Jasa Desain Aquascape, Inilah Gaya Desain yang Harus Anda Pelajari

Bagi Anda yang menggemari ikan hias, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah aquascaping. Aquascaping juga menjadi bisnis yang sangat menjanjikan apabila Anda menekuninya dengan benar. Anda juga bisa membuka jasa desain aquascape dan mengiklankannya lewat internet. Pastinya hal ini akan membuahkan hasil yang cukup lumayan.

Namun, sebelum memilih untuk memulai jasa desain aquascape, Anda harus mempelajari terlebih dahulu apa saja desain yang biasa digunakan dalam aquascape itu sendiri. Ada beberapa desain yang sering digunakan, di bawah ini ada rangkuman desain aquascape yang harus Anda ketahui:

Jasa Desain Aquascape

Dutch Style (Aquascape Gaya Eropa)

Di Jerman dan juga Belanda, desain yang satu ini amatlah populer. Sebab, kebanyakan orang di sana sangat senang memelihara tanaman di dalam akuarium. Gaya ini sendiri dipopulerkan oleh Oliver Knott. Sebelum memulai jasa desain aquascape, Anda harus tahu tentang ciri khas gaya Eropa ini. Ciri khasnya terletak pada penggunaan tanaman yang mempunyai daya tahan tinggi serta penataan yang dibuat mirip menyerupai hutan belantara.

Aquascape Gaya Jepang

Gaya ini telah dipopulerkan oleh Takashi Amano melalui buku pertamanya yang diberi judul Nature Aquarium pada sekitar tahun 1988. Komposisi dalam aquascape gaya ini sangatlah kental dengan batu iwagumi atau kayu yang hadir di tengah tanaman kecil. Dalam aquascape gaya ini, tanaman besar digunakan sebagai background atau hanya khusus diterapkan untuk akuarium ukuran besar saja dengan volume 1.000 liter air.

Contoh tanaman besar tersebut seperti Crinum, Aponogeton, Echinodorus dan lain sebagainya. Untuk memulai jasa desain aquascape, Anda harus tahu ciri khas dari gaya Jepang ini, yakni dalam penataannya yang sangat memperhatikan kerapian.

Gaya Biotop

Perlu Anda ketahui bahwasanya desain gaya biotop ini dulunya dipopulerkan oleh Heiko Bleher. Ia berkeliling ke seluruh dunia setiap tahunnya demi mempelajari dan mengamati kondisi perairan. Misalnya saja seperti tanah, flora ataupun biota di sekitar perairan tersebut yang akan digunakan sebagai aquascape. Dari hasil pengamatan yang ia lakukan, maka ia pun membuat miniatur perairan dalam akuarium.

Ciri khas dari gaya biotop sendiri ada pada isinya (ikan atau tanaman) yang berasal dari habitat aslinya atau yang menyerupai habitat asli kedua hal tersebut. Maka, jika Anda ingin memulai jasa desain aquascape, Anda bisa mencoba menggunakan gaya yang satu ini.

Memulai sebuah usaha memang tidak mudah, termasuk jasa desain aquascape yang mungkin saja membutuhkan biaya cukup banyak. Namun, jika hal ini adalah hobi Anda, maka tidak ada salahnya untuk mencoba, bukan?

Nah, itu dia beberapa gaya dalam desain aquascape yang harus Anda ketahui. Anda bisa saja mempelajari atau membuatnya sebelum memulai jasa desain aquascape. Semata-mata untuk memperluas wawasan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.