Jenis Aquarium Air Laut – Perbedaan Aquarium Laut Fish Only & Aquarium Laut Koral (Part-2)

Perbedaan ketiga jenis aquarium air laut pada aquarium air laut FO & aquarium air laut koral adalah pada penggunaan equipment dan obat-obatan. Pada aquarium air laut koral, penggunaan lampu RGB (lampu dgn berbagai spectrum yang bisa di-adjust) nya bisa adalah wajib hukumnya. Sedangkan pada aquarium air laut FO, lampu berwarna putih & biru, sudah cukup. Mengapa? Akan kami bahas pada artikel selanjutnya Lampu Aquarium Laut.

Pada aquarium air laut koral, wavemaker dengan mode ombak natural adalah wajib. Sedangkan pada aquarium air laut FO, penggunaan wavemaker hanya sekedar mengalirkan arus dan membuang deadspot. Baik aquarium air laut coral ataupun aquarium air laut FO, sama-sama wajib menggunakan protein skimmer. Namun kapasitas skimmer untuk aquarium laut coral adalah 2 kali dari aquarium air laut FO (asumsi jumlah ikan yang sama). Bagaimana cara memilih skimmer yang baik dari sekian banyak brand skimmer aquarium air laut yang beredar di pasaran akan kami bahas di artikel selanjutnya.

Pada aquarium air laut koral, parameter air sangatlah harus dijaga. Salinitas, pH, kH, kalsium, magnesium, boron, macro & micronutrient lainnya harus selalu dijaga kadarnya agar cukup. Selain itu ada kadar posfat, nitrit, nitrat, ammonia yang harus dijaga agar selalu tetap rendah. Di aquarium air laut FO, pengaruh semua elemen kimiawi tersebut pada ikan tidaklah sedahsyat pengaruhnya kepada koral. Koral sangat sensitive, sementara ikan, lebih cepat beradaptasi dan bisa berpindah. Misalnya di dasar aquarium air laut ada deadspot yang berisi banyak ammonia, ikan bisa berenang ke area arus untuk menghindarinya.

Untuk menjaga semua elemen-elemen yang disebutkan di atas, aquarium air laut coral membutuhkan beberapa reaktor-reaktor atau fluidizer, dan juga injeksi nutrient-nutrient cair. Hal ini tidak terlalu diperlukan untuk aquarium air laut FO, karena pada ikan, concern utama ada pada salinitas dan ammonia.