Penjelasan Mengenai Aquascape Dutch Style, Mari Kita Simak

Aquascape Dutch Style : Penjelasan dan Poin Pentingnya

Dutch Style – Merupakan sebuah desain Aquascape tertua yang dipakai oleh hampir seluruh aquascaper di negara asal nya yaitu Belanda. Aquascape Dutch Style atau yang bisa disebut juga sebagai Gaya Belanda ini memiliki ciri khusus dalam pembuatannya, yaitu tidak menggunakan bahan-bahan hardscape seperti Batu atau Kayu.

Aquascape Dutch Style

Point penting dalam pembuatan Aquascape dengan style ini adalah pemilihan jenis tanaman. Pemilihan tanaman menjadi point penting, karena dalam menanam, menggabungkan, serta tata peletakan harus diatur secara selaras agar seimbang dan menciptakan keindahan yang sempurna. Dalam menciptakan style ini desainer harus memiliki kejelian dan kepekaan yang tinggi agar kepadatan tanaman, variasi warna tanaman, serta jenis tanaman yang dipilih bisa memberikan harmoni kesederhanaan. Dalam menanam, usahakan setiap kelompok tanaman memiliki jumlah ganjil. Hal ini, untuk menciptakan titik fokus dan mempertahankan kepadatan tanaman.

Point Penting Dalam Membuat Dutch Style

  1. Pemilihan Jenis Tanaman Air

Tanaman yang biasa digunakan dalam membuat desain ini adalah tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak species dan warna yang menarik). Keuntungan dari dutch style ini adalah tanaman bisa menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak pemandangan. Berikut beberapa jenis tanaman yang bisa kami sarankan untuk dimasukkan ke dalam dutch syle ini :

  • AlternantheraReineckii, Ammania, Rotala dan tanaman solitaire seperti Tiger Lotus atau Aponogetons: Tanaman yang biasa digunakan sebagai vocal point atau titik fokus pada aquascape bergaya belanda
  • Java Moss: Tanaman ditempatkan diantara kelompok tanaman yang berbeda, dengan tujuan menciptakan efek kontras dan juga untuk menunjang titik fokus yang sudah dipersiapkan
  • SaururusCernuus dan Lobella Cardinalis: Tanaman ini ditempatkan pada sudut pandang tertentu dan naik ke arah belakang aquascape sehingga menciptakan ilusi dari sebuah kedalaman.
  • HygrophilaCorymbosa dan Limnophila Aquatica: Tanaman ini merupakan tanaman stem yang cukup besar dengan tingkat pertumbuhan yang cepat dan memunculkan efek visual yang kuat.
  • SpesiesCryptocoryne (lucens, lutea, walkeri, wenditi, dan becketii): Tanaman air dengan ukuran cukup kecil, biasanya digunakan dalam dua baris pertama di dalam aquascape. Tanaman ini memunculkan efek kontras yang baik terutama ketika menggunakan substrate berwarna gelap.

Baca Juga: Galeri Aquascape Akvodecor

  1. Pemilihan Jenis Ikan

Dalam pembuatan style ini, ikan tidak terlalu penting peranan nya. Namun, tetap harus diperhatikan dengan kehati-hatian. Ikan yang berenang secara bergerombol tetap menjadi pilihan utama untuk style ini, namun untuk ukuran ikan bisa digunakan yang sedikit lebih besar.

  1. Peralatan Yang Harus Disiapkan

  • Substrate: gunakan substrate terbaik berupa soil
  • Fertilizers atau pupuk: komponen perawatan yang sangat penting
  • Lampu: untuk pencahayaan
  • Sistem filtrasi: penggunaan filter canister lebih baik
  • CO2 : dengan dosis 20-30 ppm
  1. Tingkat Kesulitan Perawatan

Setiap tanaman yang digunakan memiliki karakteristik yang berbeda, meliputi dari kebutuhan cahaya ataupun nutrisinya. Hal ini sangat perlu diperhatikan agar tanaman tidak layu ataupun mati.

Contoh Dari Dutch Style

Contoh Aquascape Dutch Style

Model Aquascape Dutch Style

Untuk yang gemar berkebun, menggunakan desain ini sangat cocok untuk kalian nih. Silahkan coba dan rasakan sensasi dari keindahan harmoni tanamannya.