Ikan Butterfly Yang Cocok Di Pelihara Dalam Aquarium Laut

Ikan Butterfly – Atau yang biasa disebut juga sebagai ikan kepe-kepe ini adalah salah satu ikan laut yang memiliki warna tubuh unik dan mencolok. Ikan ini suka hidup diterumbu karang di Samudra Pasifik, Samudra Hindia, dan Samudra Atlantik. Ikan kepe-kepe mirip dengan ikan injel, namun ikan kepe-kepe tidak memiliki duri preoperkulum di tutup insangnya.

Ukuran ikan kepe-kepe cukup kecil, sekitar 12-22cm. Namun, ada juga satu jenis ikan kepe-kepe yang bisa tumbuh mencapai 30cm. Warna tubuhnya sangat terang dan berpola mencolok, antara lain hitam, merah putih, biru, merah, orange, dan kuning. Sirip ekornya agak bulat dan tidak bercabang. Ikan kepe-kepe aktif di siang hari (diurnal). Ikan ini suka tinggal di kedalaman kurang dari 18 meter.

Ikan kepe-kepe hidup secara berpasangan. Ikan kepe-kepe suka memakan koral dan zooplankton. Saat malam hari, ikan kepe-kepe suka bersembunyi di celah-celah karang dan menampakkan warna yang agak berbeda dengan warnanya disiang hari. Ikan kepe-kepe berenang dengan tenang dan anggun.

Ikan kepe-kepe disebut juga dengan ikan kupu-kupu karena mempunyai warna dan tubuh indah seperti kupu-kupu. Ada juga yang menyebutnya ikan daun-daun karena bentuknya yang lebar seperti daun. Dalam bahasa inggris, ikan ini dinamakan Butterflyfishes, Bannerfishes, atau Coralfishes.

Ada beberapa jenis ikan kepe-kepe yang biasa dipelihara dalam Aquarium air laut. Berikut akan saya berikan informasi nya :

  1. Butterflyfish (kepe-kepe)

Butterflyfish (kepe-kepe)

Ikan ini memiliki badan yang lebar dengan sisik yang indah membuat keluarga dari ikan besar Chaetodon sp ini diberikan julukan Butterflyfish, Ikan Kupu-kupu, atau pun juga Ikan Kepe-kepe. Ikan hias air asin yang satu ini tergolong dalam jenis ikan yang sukar untuk di rawat. Sangat disarankan untuk kalian yang ingin memelihara ikan ini di dalam Aquarium, untuk tidak memasukkannya ke dalam Aquarium yang dilengkapi dengan dekorasi atau Coral Reef. Karena ikan kepe-kepe yang memiliki sisik cantik ini sangat gemar menyantap coral dan polip. Bisa-bisa coral yang kalian akan rusak dan menjadi tidak enak di pandang jika menyatukan ikan cantik ini bersama coral dalam sebuah Aquarium air laut.

  1. Ikan Kepe-kepe Gajah

Ikan Kepe-kepe Gajah

Ikan Kepe-kepe Gajah masuk dalam golongan ikan yang sukar untuk perawatannya. Ikan ini membutuhkan suplai bahan makanan berupa jenis polip. Ikan Kepe-kepe Gajah ini banyak ditemukan di perairan daerah Indonesia, Filipina, Samudera India, Srilangka, dam Kepulauan Maldive. Ikan ini pada umumnya berenang di laut dengan kedalaman air 5 sampai 10 meter. Ikan jenis ini hidup berkelompok. Jadi, jika kalian ingin memelihara ikan ini bisa di campur dengan sesama jenis maupun dengan ikan jenis lainnya. Ikan Kepe-kepe gajah yang sudah menjadi dewasa bisa tumbuh hingga mencapai 16cm. Untuk memelihara ikan cantik ini diperlukan Aquarium yang memiliki kapasitas 148 liter.

Baca Juga: Mengenal Bintang Laut Lebih Dekat

  1. Ikan Kepe-kepe Nanas

Ikan Kepe-kepe Nanas

Ikan Kepe-kepe ini mendapatkan julukan sebagai Ikan Kepe-kepe Nanas dikarenakan warna dari badan ikan ini berwarna kuning yang mencolok dan dihiasi juga dengan garis-garis sisik yang mirip atau menyerupai buah nanas. Ikan kepe-kepe jenis ini membutuhkan perawatan yang bisa di bilang agak rewel. Ikan Kepe-kepe nanas ini bisa kalian temukan di perairan daerah Indo-Pasifik.

Di habitat asalnya yaitu laut bebas, ikan ini suka sekali menyantap udang-udang, polip dan juga ganggang. Ikan kepe-kepe jenis ini masuk dalam kategori ikan yang cinta akan kedamaian. Ikan kepe-kepe jenis ini juga bisa tumbuh hingga mencapai panjang tubuh 20cm. Untuk memelihara ikan kepe-kepe nanas ini, kalian harus membutuhkan Aquarium dengan kapasitas minimum 185 liter.

  1. Ikan Kepe-kepe Monyong

Ikan Kepe-kepe Monyong

Ikan kepe-kepe yang satu ini mendapatkan julukan sebagai ikan kepe-kepe monyong karena memiliki mulut atau moncong yang panjang. Ikan ini tergolong dalam ikan kepe-kepe yang agak rewel juga. Ikan kepe-kepe monyong ini banyak berkeliaran di daerah perairan Afrika Selatan. Ikan ini akan mendiami daerah terumbu karang di kedalaman lautan 12 meter. Ikan kepe-kepe monyonng ini saat sudah menjadi dewasa bia memiliki ukuran panjang tubuh mencapai 20cm. Jika kalian berkenan untuk memelihara ikan cantik yang satu ini, maka hal yang perlu kalian siapkan adalah Aquarium dengan kapasitas minimum 222 liter.

  1. Blackwedged Butterflyfish (Chaetodon falcula)

Black Wedged Butterflyfish

Blackwedged butterflyfish atau falcula butterflyfish adalah spesies butterflyfish (famili Chaetodontidae). Ikan kepe-kepe jenis ini biasa ditemukan di daerah perairan Samudera Hindia, dari daerah paling selatan Afika Timur sampai ke bagian timu Indonesia. Ikan kepe-kepe jenis ini memeiliki panjang tubuh mencapai 20cm. Ikan ini memiliki bentuk yang mengingatkan dengan ikan kepe-kepe longsnout. Meskipun moncongnya tidak terlalu panjang dan pola nya pun sangat berbeda.

Ikan ini memiliki rangkaian warna putih dengan garis berwarna abu-abu gelap yang vertikal sempit dan kuning cerah serta warna orange di punggung, sirip punggung, sirip dubur, dan sirip ekor. Ada dua pelana hitam dengan garis tegas di bagian belakang, dan seperti biasa terdapat pita mata hitam khas Chaetodon. Butterflyfish blackwedged ini biasa ditemukan di tepi terumbu dan lereng bagian atas. Ia lebih menyukai habitat yang rawan dengan kedalaman 1 sampai 20 meter. Ikan ini biasa memakan invertebrata.

Baca Juga: Jenis-jenis Ikan Badut

  1. Double Saddle Butterflyfish (Chaetodon ulietensis)

Double Saddle Butterflyfish

Double Saddle Butterflyfish ini merupakan jenis ikan kepe-kepe yang tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan karang seperti di perairan daerah Indo-Pasifik Tengah. Jangkauan ikan ini meluas dari daerah perairan Kepulauan Cocos-Keeling hingga Kepulauan Tuamotu dan daerah utara Jepang. Ikan keper-kepe jenis ini biasa ditemukan di permukaan air laut hingga kedalaman 20 meter.

Ukuran tubuh dari ikan ini bisa mencapai 15cm. Ikan kepe-kepe jenis ini memiliki warna putih di tubuhnya dengan garis hitam tipis vertikal di bagian bawah tubuh dan memiliki dua garis gelap di bagian depan dan belakang, memiliki warna kuning di bagian seperempat tubuh belakang dan ekor nya serta terdapat bintik hitam pada ekor nya.

Sirip ikan ini memiliki warna kuning dimulai dari puncak kepala hingga ke bagian ekor. Sama seperti ikan kepe-kepe jenis lainnya yaitu memiliki pita mata hitam seperti topeng. Ikan kepe-kepe jenis ini jarang memakan karang hias. Ikan ini biasa memakan makanan beku dan kering yang disiapkan sehingga akan dengan mudah memelihara ikan kepe-kepe jenis ini di dalam Aquarium air laut kalian. Untuk memelihara ikan kepe-kepe jenis ini diperlukan Aquarium dengan kapasitas 120 Galon dengan banyak tempat persembunyian serta ruang untuk mereka berenang.

  1. Indian Vagabond Butterflyfish (Chaetodon decussactus)

Indian Vagabond Butterflyfish

Indian Vagabond Butterflyfish ini merupakan jenis ikan kepe-kepe yang biasa di temukan di perairan daerah Indo-Pasifik Barat, dimulai dari Maladewa melalui India, Sri Lanka, dan Laut Andaman hingga bagian paling barat dari Kepulauan Indonesia. Tubuh dari ikan kepe-kepe yang satu ini bisa mencapai maksimum 20cm. Ikan ini biasa ditemukan di daerah terumbu karang yang kaya dan juga di puing-puing dan daerah berbatu.

Ikan kepe-kepe jenis ini ketika dewasa akan berenang berpasangan dan memiliki sifat agresif serta teritorial terhadap ikan kepe-kepe jenis lainnya. Untuk ikan yang masih remaja memiliki sifat soliter. Ikan kepe-kepe jenis ini biasa memakan alga dan polip karang. Mereka masuk kedalam ikan yang ovipar. Untuk memelihara ikan kepe-kepe jenis ini kalian perlu menyiapkan Aquarium dengan kapasitas 75 Galon dengan banyak batu hidup dan ruang untuk mereka berenang.

  1. Redtail Butterflyfish (Chaetodon collare)

Redtail Butterflyfish (Chaetodon collare)

Redtail Butterflyfish adalah jenis dari ikan kepe-kepe yang biasa dikenal dengan nama ikan kupu-kupu pakistan. Ikan ini bisa di temukan di daerah terumbu karang di kawasan perairan Indo-Pasifik barat, dimulai dari Teluk Persia dan Maladewa hingga Jepang, Filipina dan Indonesia. Ikan kepe-kepe ini biasa berenang di kedalaman laut antara 3 sampai 15 meter. Panjang tubuh dari ikan kepe-kepe jenis ini bisa mencapai 18cm.

Ikan kepe-kepe jenis ini memiliki ekor yang berwarna merah serta warna coklat sampai hitam dengan sisik yang lebih terang. Ikan ini memiliki garis putih berbentuk vertikal yang menonjol di bagian belakang mata, garis gelap di bagian mata dan garis putih yang kecil lainnya di bagia depan mata. Pangkal ekor berwarna merah cerah diikuti dengan garis berwarna hitam dan ujung dari ekornya memiliki warna putih yang menyebar. Di laut bebas , ikan ini memakan polip dari karang. Untuk di dalam Aquarium, ikan ini masuk dalam kategori ikan yang karnivora dengan mengambil daging ikan dan udang.

  1. Lined Butterflyfish (Chaetodon lineolatus)

Lined Butterflyfish (Chaetodon lineolatus)

Lined Butterflyfish adalah salah satu jenis dari ikan kepe-kepe dengan spesies terbesar dalam genus Chaetodon. Ikan kepe-kepe jenis ini memiliki jangkauan laut yang luas, yaitu dimulai dari Laut Merah di Afrika Selatan dan sejauh timur hingga ke bagian selatan dari Jepang dan Hawaii. Ikan kepe-kepe jenis ini memiliki ukuran tubuh mencapai 30cm. Ikan ini memiliki warna tubuh yang putih dengan garis vertikal berwarna hitam tipis dan bergabung dengan pita hitam tebal di pangkal ekor dan di sirip punggungnya.

Untuk sirip punggung, ekor dan sirip dubur memiliki warna kuning. Ikan yang termasuk kedalam kategori ikan langka ini bisa ditemukan secara berenang berpasangan atau berenang sendirian, atau terkadang juga dalam kelompok. Ikan ini biasa hidup di kedalaman antara 2 dan 50 meter di daerah terumbu karang dan laguna yang memiliki kekayaan akan karangnya.

Baca Juga: Bentuk Aquarium Air Laut yg Bisa Kamu Coba

Ikan kepe-kepe ini merupakan salah satu jenis ikan yang juga popular di kalangan para hobiis Aquarium air laut. Keindahan warna dari ikan ini serta ciri khas garis hitam di mata mereka membuat ikan ini memiliki keunikan tersendiri. Bisa kalian lihat bahwa jenis dari ikan kepe-kepe yang beberapa sudah saya jelaskan, mereka memiliki seperti topeng di bagian mata mereka. Pembahasan saya mengenai jenis ikan kepe-kepe ini masih belum berakhir sampai disini. Masih ada part ke 3 untuk pembahasan dari ikan cantik ini.

  1. Saddleback Butterflyfish (Chaetodon ephippium)

Saddleback Butterflyfish (Chaetodon ephippium)

Saddleback Butterflyfish atau yang bisa di sebut juga sebagai Saddled Butterflyfish atau Saddle Butterflyfish adalah salah satu keluarga dari ikan butterflyfish yang memiliki ukuran tubuh besar di bandingkan dengan butterflyfish jenis lainnya. Ikan ini bisa kita jumpai di perairan daerah Samudra Hindia dan Pasifikdari Sri Lanka dan Kepulauan Cocos-Keeling ke pulau Hawaii, Marquesan dan Tuamoto, utara ke selatan Jepang, selatan ke Rowley Shoals dan New South Wales di Australia.

Ikan ini memiliki panjang tubuh hingga 30cm. Ikan ini memiliki bentuk menyerupai angelfish. Warna tubuhnya abu-abu kekuningan, dengan titik hitam besar dibatasi di bawah oleh pita putih lebar di bagian belakang dan garis biru bergelombang di sisi bawah. Tenggorokan dan garis luar bagian belakang berwarna kuning cerah. Saddle Butterflyfish ditemukan pada kedalaman antara 0 sampai 30 meter di terumbu karang. Ia memakan alga berfilamen, invertebrata kecil, polip karang, dan telur ikan.

  1. Scrawled Butterflyfish (Chaetodon Meyeri)

Scrawled Butterflyfish

Ikan kepe-kepe jenis ini biasa ditemukan di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dari Afrika Timur ke Kepulauan Line, utara ke Kepulauan Ryukyu, selatan ke Great Barrier Reef, termasuk Mikronesia dan Kepulauan Galapagos. Ikan ini memiliki panjang tubuh mencapai 20cm. Tubuhnya berwarna keputihan atau biru-putih dengan pita hitam melengkung ke miring di sisinya. Garis hitam bermata kuning melewati mata, yang lain di moncong. Scrawled Butterflyfish ditemukan pada kedalaman antara 2 sampai 25 meter di daerah kaya karang dengan tepi laut yang jernih dan terumbu laguna. Mereka memakan secara eksklusif polip karang

  1. Threadfin Butterflyfish (Chaetodon auriga)

Threadfin Butterflyfish

Threadfin Butterflyfish atau yang memiliki nama ilmiah Chaetodon augria ini adalah jenis dari ikan kepe-kepe yang biasa tinggal di perairan daerah Indo-Pasifik, dari Laut Merah dan Afrika timur (selatan ke Teluk Mossel, Afrika Selatan) hingga pulau Hawaii, Marquesas dan Ducie, utara ke selatan Jepang, selatan ke Pulau Lord Howe dan Rapa Iti, di kedalaman 1 sampai 35 meter. Ikan ini memiliki panjang tubuh mencapai 23cm. Tubuhnya berwarna putih dengan tanda ‘chevron’ di samping. Tepi robek pada sirip punggung memiliki bercak hitam yang menonjol, dan garis vertikal hitam yang menonjol melewati mata. Bagian belakang sirip punggung lunak memiliki filamen tertinggal, dan memiliki bercak perut berupa garis-garis gelap miring yang menurun serta sirip kuning cerah.

  1. Blue Lashed Butterflyfish (Chaetodon bennetti)

Blue Lashed Butterflyfish

Blue Lashed Butterflyfish atau yang memiliki nama ilmiah Chaetodon bennetti ini adalah jenis ikan kepe-kepe yang biasa tinggal di perairan daerah Indo-Pasifik dari Afrika Timur ke Kepulauan Pitcairn, utara ke Jepang dan selatan ke Pulau Lord Howe dan Rapa Iti.

Panjang tubuh ikan ini maksimal 20cm. Tubuhnya berwarna kuning dengan bercak hitam yang dikelilingi lingkaran biru di bawah sirip punggung dan dua garis biru melengkung di atas perut. Garis mata hitam vertikal diapit oleh dua garis biru. Ikan ini bisa kita temukan di daerah yang memiliki terumbu karang laut dan laguna di daerah dengan pertumbuhan karang yang kaya. Ikan jenis ini yang masih remaja bisa kita temukan di semak Acropora yang dangkal. Dewasa terjadi berpasangan. Spesies ini memakan sebagian besar polip karang.

Selesai sudah pembahasan saya tentang jenis ikan butterfly yang biasa dipelihara didalam Aquarium air laut. Ikan ini menjadi salah satu pilihan peliharaan para hobiis di dalam Aquarium karena memiliki warna tubuh yang mencolok dengan garis-garis yang unik pada tubuh mereka.

Meskipun dalam merawatnya sedikit sulit, tapi para hobiis tidak terlalu memperdulikan hal tersebut. Asalkan kita sudah paham betul bagaimana cara memelihara ikan ini, maka kelangsungan hidup ikan ini pun bisa awet. Simak terus artikel saya yang lain tentang ikan-ikan air asin yang biasa di pelihara dalam Aquarium air laut.