Paus Biru: Si Mamalia Laut Raksasa yang Unik, Mari Kita Simak

Paus Biru adalah salah satu makhluk laut raksasa yang memiliki nama latin balaenoptera musculus dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan blue whale. Kita sering memanggil makhluk ini dengan sebutan ikan paus, tetapi sebenarnya paus bukanlah ikan. Paus adalah salah satu makhluk mamalia yang menghuni lautan. Mengapa paus termasuk ke dalam kategori mamalia? Paus termasuk ke dalam kategoti hewan mamalia karena paus menyusui anaknya dan paus bernafas dengan paru-paru. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan ikan yang tidak menyusui anaknya dan bernafas dengan insang.

Paus Biru Si Mamalia Laut Raksasa yang Unik

Bentuk Fisik

Paus adalah mamalia terbesar di dunia bahkan ukuran tubuh paus dapat lebih besar daripada dinosaurus. Paus dapat tumbuh sampai ukuran 30 meter lebih dengan berat 130 ton. Berat satu ekor paus biru setara dengan berat 30 ekor gajah dewasa, bahkan berat lidah seekor ikan ini dapat disetarakan dengan berat seekor gajah dan karena ukuran jantungnya yang sangat besar, manusia pun dapat merangkak masuk ke dalamnya. Ikan ini juga dibekali sirip yang besar  sehingga memudahkan tubuh besar mereka dalam berenang menyusuri samudra.

Keunikan

  1. Ketahanan Tubuh Dalam Menyelam

Rata-rata manusia normal hanya mampu menyelam hingga kedalaman 40 meter dan jika mencoba menyelam lebih dalam lagi, tubuh kita tidak akan mampu menahan tekanan di dalam laut dan dapat menyebabkan kematian. Namun paus biru dibekali dengan tubuh dan organ-organ dalam yang kuat sehingga mampu menahan tekanan air laut yang sangat kuat. Penelitian menunjukan bahwa paus biru dapat menyelam hingga kedalaman 500 meter.

  1. Migrasi

Ikan ini dibekali dengan tubuh yang besar dan sirip yang kuat sehingga memungkinkan mereka untuk berenang dalam jarak yang jauh. Setiap tahun, paus biru dan kelompoknya selalu melakukan migrasi sejauh ribuan kilometer, paus biru bermigrasi dari perairan yang dingin ke perairan laut tropis.

Baca Juga: Ikan Hiu, Mengenal Sang Raja Penguasa Lautan Biru

  1. Kemampuan Bernapas

Dengan dibekali dengan kapasitas pari-paru yang sangat besar sehingga memungkinkan mereka untuk menahan napas di dalam air hingga 30 menit bahkan lebih.

  1. Makanan

Walaupun ikan ini memiliki bentuk tubuh yang sangat besar, tetapi mamalia ini hanya memakan krill. Kril adalah hewan laut kecil yang serupa dengan udang. Krill hidup di lautan terbuka dan hidup dalam kelompok yang besar. Dalam sehari, paus biru mampu memakan 40 juta krill bahkan lebih. Sungguh hebat bukan!

  1. Ompong

Ikan ini hanya memakan biota-biota laut yang ukurannya sangat kecil sehingga paus tidak dibekali dengan gigi seperti ikan-ikan lain. Paus hanya dibekali baleen yang berbentuk seperti serabut yang berfungsi untuk membantu paus dalam menyaring mangsanya. Paus biru dapat menelan air dalam jumlah yang sangat besar dan saat air masuk ke dalam mulut paus, serabu-serabut di dalam mulut paus berfungsi untuk menyaring biota-biota laut kecil yang menjadi makanannya.

Baca Juga: Kuda Laut Si Lambat yang Mempesona dengan Beragam Keunikannya

  1. Bayi

Walaupun baru lahir, bayi paus biru memiliki bobot 4 ton, ukuran ini akan terus bertambah seiiring bertambahnya umur si bayi paus.

  1. Suara

Mamalia ini bisa hidup dalam kelompoknya dan dapat berkomunikasi satu sama lain. Paus biru dapat menggeluarkan suara yang sangat keras bahkan dapat didengar hingga jarak ratusan kilometer.

  1. Umur Panjang

Paus biru adalah salah satu hewan laut yang memiliki umur yang cukup panjang. Di alam liar, paus biru dapat hidup hingga mencapai umur 80-90 tahun.

Sejak zaman dahulu perburuan paus sudah marak dilakukan dan puncak perburuan paus terjadi sekitar tahun 1980-1990 an. Perburuan paus ini dilakukan karena tingginya permintaan akan daging dan minyak paus. Karena itu, populasi paus menurun drastis pada akhir 1990 an dan mulai saat itu dibuatlah undang-undang yang melarang perburuan paus, tetapi masih ada saja perburuan-perburuan illegal yang dilakukan sehingga populasi paus di alam liar makin menipis dari tahun ke tahun. Beberapa negara sudah mengategorikan paus biru ke dalam daftar merah hewan-hewan yang terancam punah dan banyak langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menjaga agar mamalia besar ini tidak punah.

Baca Juga: Ikan Butterfly Yang Cocok Di Pelihara Dalam Aquarium Laut

Perburuan paus besar-besaran tidak lagi dilakukan, tetapi kepunahan paus dan berbagai macam biota laut lainnya tetap dapat terjadi karena kondisi laut yang kotor akibat ulah manusia yang membuang berbagai macam limbah plastik ke laut. Di Indonesia pun sudah terjadi beberapa kasus kematian paus yang beberapa diantaranya disebabkan oleh limbah plastik yang tertelan oleh makhluk malang ini.

Bukan hanya paus, tetapi berbagai macam hewan laut pun terancam karena sampah plastik ini. Berbagai macam biota laut seperti penyu, ikan, dan lumba-lumba telah ditemukan dalam kondisi mati karena tidak sengaja tertelan limbah plastik yang kita buang ke laut.

Sebagai manusia yang bertanggung jawab, marilah kita merawat dan menjaga laut kita terutama laut Indonesia, yaitu dengan tidak membuang limbah apa pun ke laut karena hal ini dapat mencemari laut dan mengakibatkan kematian bagi para penghuni lautan.