Black Tip Shark Trans Studio Bandung

Black Tip Shark atau yang biasa di sebut dengan Hiu Sirip Hitam berasal dari famili Carcharhinidae. Mereka sering dijumpai di perairan tropis dan non tropis diseluruh dunia. Tapi, sekarang ini kalian bisa dengan mudah bertemu ikan hiu jenis ini tanpa harus pergi ke laut bebas. Trans Studio Bandung, merupakan salah satu tempat wisata yang memanjakan kalian dengan wisata air lautnya. Didalam tempat wisata ini kalian yang penasaran dengan ikan hiu sirip hitam, bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan ikan hiu jenis ini. Akvodecor Indonesia merupakan vendor dalam projek Black Tip Shark ini di Trans Studio Bandung.

Aquarium Black Tip Shark Trans Studio Bandung

Ikan hiu sirip hitam yang terdapat di Trans Studio Bandung ini, terdapat didalam 2 wadah. Pertama, Hiu ini ada yang kami tempatkan dalam sebuah Akuarium berukuran 300cm x 60cm x 60cm dan yang Kedua, Ikan ini kami tempatkan dalam sebuah kolam yang berukuran 800cm x 400cm x 80cm. Di dalam kolam, kalian bisa berinteraksi secara langsung dengan ikan hiu sirip hitam ini. Ikan ini dimasukkan ke dalam kolam bertujuan untuk mengedukasi anak-anak dan orang dewasa tentang bagaimana cara memegang ikan hiu dan memberi makan ikan hiu.

Ikan hiu jenis ini, sudah sangat banyak di pelihara dalam akuarium. Karena ikan ini bukan termasuk dalam golongan hewan yang di lindungi, jadi siapapun bebas memelihara ikan hiu jenis ini. Kalian bisa pelihara di dalam aquarium atau pun kolam ikan yang ada di rumah atau di kantor. Untuk size dari ikan hiu yang biasa di pelihara yaitu 35cm sampai 40cm, sedangkan kalau di laut bebas ikan hiu ini memiliki ukuran lebih dari 1 meter. Ikan hiu jenis ini memiliki waktu hidup 5 sampai 6 tahun. Makanan dari ikan hiu jenis ini adalah ikan mas, ikan selar yang dipotong-potong, cumi, dan juga udang. Sama seperti hiu lainnya, hiu jenis ini berkembang biak dengan cara vivipar dengan jumlah bayi hiu 1-10 ekor per tahunnya.

Baca Juga: Model Aquarium Laut >> Klik Disini

Hiu Sirip Hitam yang belum dewasa menghabiskan beberapa bulan pertama hidupnya di perairan dangkal, dan hiu betina dewasa akan kembali lagi ke tempat dimana mereka dibesarkan untuk melahirkan bayi-bayi hiunya.

Morfologi Ikan Hiu Sirip Hitam/Blacktip Shark Trans Studio Bandung

  • Mempunyai sirip 2 punggung, yang satu tegak menjulang ke atas dan yang satunya lagi kecil/pendek.
  • Memiliki gigi-gigi yang tajam.
  • Bentuk tubuh seperti topedo yang memungkinkan hiu sirip hitam untuk berenang dengan cepat.
  • Sirip ekor berbentuk seperti hutup “V” terkadang seperti berbentuk “bulan sabit”.
  • Memiliki sepasang sirip dada.
  • Memiliki 2 sirip anal yang terpisah.
  • Pada bagian kepala berbentuk seperti moncong.
  • Umumnya berwarna coklat keabu-abuan bagian tubuh atas dan berawarna putih pada tubuh bagian bawah.
  • Memiliki mata yang besar.
  • Pada bagian ujung siripnya terdapat warna hitam yang menjadi ciri khas pada hiu jenis ini.

Keberadaan Hiu Sirip Hitam

Hiu sirip hitam hidup di seluruh penjuru dunia baik di perairan tropis maupun subtropis. Di samudra Atlantik, hiu ini dapat ditemui dari Massachusetts hingga Brazil, termasuk Teluk Mexico dan Laut Karibia, dan dari Laut Tengah, Madeira, Kepulauan Canaria hingga Republik Demokratik Kongo. Hiu sirip hitam juga hidup di pinggiran samudra Hindia, yaitu dari Afrika Selatan dan Madagaskar hingga Jazirah Arab dan subbenua India, sampai Asia Tenggara.

Baca Juga: Galeri Aquarium Arwana

Di bagian barat dari samudra Pasifik, hiu ini dapat ditemukan dari Kepulauan RyukyuJepang hingga daerah utara dari Australia, termasuk daerah selatan TiongkokFilipina dan Indonesia. Sedang di bagian timur samudra Pasifik, hiu ini hidup dari California Selatan hingga Peru. Hiu sirip hitam juga telah dilaporkan terlihat di sejumlah pulau di samudra Pasifik, termasuk Kaledonia BaruTahitiKepulauan MarquesasHawaiiKepulauan Revillagigedo, dan Kepulauan Galápagos.

Kebanyakan hiu sirip hitam ditemukan di kedalaman kurang dari 30 meter, meski demikian mereka dapat menyelam hingga kedalaman 64 meter. Habitat yang mereka sukai adalah teluk berlumpur, laguna, dan palung-palung di dekat terumbu karang, hiu jenis ini juga tahan hidup dalam air yang tidak terlalu asin dan sering masuk ke estuari dan rawa bakau.

Meski sesekali seekor hiu sirip hitam dapat ditemukan jauh di lepas pantai, hiu ini sebenarnya tidak hidup di perairan samudra. Migrasi musiman pernah didokumentasikan untuk populasi hiu sirip hitam dari pesisir timur Amerika Serikat, berpindah menuju Carolina Utara pada musim panas dan menuju ke selatan ke arah Florida pada musim dingin.

Berikut beberapa foto akuarium dan kolam ikan hiu di Trans Studio Bandung :

Kolam Trans Studio Bandung

Suasana Kolam Black Tip Shark Trans Studio Bandung

Aquarium trans Studio Bandung Tampak Samping